Dampak Pemberian Tugas Terhadap Pemahaman Konsep Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Parigi

Authors

  • Nabila Aulia Universitas Tadulako, Indonesia
  • Mursito S. Bialangi Universitas Tadulako, Indonesia
  • Gamar BN Shamdas Universitas Tadulako, Indonesia
  • Mohammad Jamhari Universitas Tadulako, Indonesia
  • Ika Istadewi Universitas Tadulako, Indonesia
  • Masrianih Masrianih Universitas Tadulako, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37985/jer.v7i4.4148

Keywords:

Metode Pemberian Tugas Pemahaman Konsep Pembelajaran Biologi

Abstract

Pembelajaran Biologi dengan materi yang padat sering kali memicu kejenuhan siswa akibat pola penugasan yang monoton dan kurang variatif, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak metode pemberian tugas terhadap tingkat pemahaman konsep Biologi siswa kelas X SMA Negeri 1 Parigi. Melalui pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain One-Shot Case Study, sampel sebanyak 39 siswa diambil secara acak menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen tes berbasis indikator Taksonomi SOLO dan dianalisis menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan kenaikan rata-rata skor pemahaman siswa dari nilai awal 62,28 menjadi 80,51 pada tes akhir. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang membuktikan bahwa terdapat perbedaan nyata setelah perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa penerapan variasi metode pemberian tugas secara efektif mampu mengoptimalkan pemahaman konsep Biologi siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asiri, F. R., Simarmata, R., & Barella, Y. (2024). Strategi belajar mengajar (project based learning). Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(2), 255–266. https://doi.org/10.30640/dewantara.v3i2.2644

Asmedy, A. (2021). Pengaruh metode pemberian tugas terhadap hasil belajar matematika siswa. Ainara Journal (Jurnal Penelitian Dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 2(3), 169–174. https://doi.org/10.54371/ainj.v2i3.71

Hamdayama, J. (2014). Model dan metode pembelajaran kreatif dan berkarakter. Ghalia Indonesia https://doi.org/10.21009/jps.032.04

Islami, A. N., Pratiwi, I. A., & Ismaya, E. A. (2022). Hubungan kebiasaan belajar dengan hasil belajar IPS siswa kelas iv di desa tunjungharjo kecamatan tegowanu grobogan. Jisip (jurnal ilmu sosial dan pendidikan), 6(2). https://doi.org/10.58258/jisip.v6i2.3031

Jayawardana, H. B. A. (2017). Paradigma pembelajaran biologi di era digital. Jurnal Bioedukatika, 5(1), 12. https://doi.org/10.26555/bioedukatika.v5i1.5628

Kartika, I., Mayasari, A., & Arifudin, O. (2021). PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN MODEL BERBASIS Hal tersebut sama halnya dengan tujuan Pendidikan Agama Islam yaitu sesuatu keseluruhan , yaitu kepribadian seseorang yang membuJaa, Jurnal Al-amar Meningkatkan, Upaya Pembelajaran, Mutu Kartika, Ika Mayasari,. 2(1), 5–12 https://doi.org/10.32528/tarlim.v4i1.4148

Marhamah. (2025). Mengukur kemampuan berpikir kritis pada materi lingkungan hidup dengan taksonomi solo. Proceeding Biology Education Conference, 22(1), 56–61 https://doi.org/10.15575/bioeduin.v15i1.44146

Masnawati, E., Rahmawati, D., & Darmawan, D. (2024). Pengaruh metode pemberian tugas, interaksi sosial, dan motivasi belajar terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran fiqih di MI darul ulum tandes Surabaya. Jurnal Tarbawi, 14(1), 39–52 https://doi.org/10.61132/nakula.v2i5.979

Permadi, M., & Risnawati, A. (2025). Optimalisasi hasil belajar IPA melalui metode pemberian tugas: Studi tindakan kelas pada siswa kelas v sekolah dasar. Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia, 6(2), 79–88 https://doi.org/10.36423/pjsd.v5i2.2413

Pitriani, Widiyowati, I., & Usman. (2019). Analisis kemampuan kognitif siswa dalam menyelesaikan permasalahan berdasarkan indikator taksonomi solo yang diajar dengan model problem based instruction. Bivalen: Chemical Studies Journal, 2(2), 24–29. https://doi.org/10.30872/bcsj.v2i2.311

Putri, F. K., Thalib, S. B., & Pandang, A. (2022). Kejenuhan belajar siswa dalam penerapan learning from home (studi kasus di SMA negeri 1 majene). 4, 1–13 https://doi.org/10.55757/tarbawi.v10i2.306

Sakum, N. S., Panigoro, M., Sudirman, S., Ilato, R., & Maruwae, A. (2023). Pengaruh metode pemberian tugas terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS terpadu di SMP negeri 2 kabila. Journal of Economic and Business Education, 1(2), 133–144. https://doi.org/10.37479/jebe.v1i2.19290

Salsabila, N. S. N., & Alhabsyi, F. (2025). Strategi guru dalam mengatasi kejenuhan peserta didik pada proses pembelajaran PAI di sdn 7 banawa selatan. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 741–749. https://doi.org/10.23969/jp.v10i3.28371

Sari, N. J. E., Awanita, I. M., & Irawan, I. K. A. (2020). Pola program berpikir kritis (critical thinking) dalam ruang belajar mengajar era abad 21 (studi pada pasraman kota tangerang). Jurnal Pasupati, 7(1), 59–71. https://doi.org/10.37428/pspt.v7i1.208

Sudrajat, J., Handayani, S., & Wasliman, E. D. (2026). Taksonomi solo untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa geografi (studi kasus di SMA negeri 25 Bandung). Educatoria: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(1), 233–244. https://doi.org/10.36312/educatoria.v6i1.1017

Sugiyono, S. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif Dan R&D https://doi.org/10.21831/pep.v14i1.1974

Downloads

Published

10-09-2026

Indexing Check

How to Cite

Aulia, N., Bialangi, M. S., Shamdas, G. B., Jamhari, M., Istadewi, I., & Masrianih, M. (2026). Dampak Pemberian Tugas Terhadap Pemahaman Konsep Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Parigi. Journal of Education Research, 7(4), 3001–3008. https://doi.org/10.37985/jer.v7i4.4148