Strategi Hydrotower: Model Permainan Outbound Kooperatif dalam Meningkatkan Kemampuan Kerja Sama Anak Usia Dini

Authors

  • Nopa Wilyanita Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Institut Pendidikan dan Teknologi ‘Aisyiyah Riau, Indonesia
  • Swandra Rahayu Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Institut Pendidikan dan Teknologi ‘Aisyiyah Riau, Indonesia
  • Salsa Putri Aulia Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Institut Pendidikan dan Teknologi ‘Aisyiyah Riau, Indonesia
  • Mohammad Fauziddin Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia
  • Mohd Norawi Ali University Muhammadiyah Malaysia, Malaysia

DOI:

https://doi.org/10.37985/jer.v7i3.4114

Keywords:

Hydrotower Permainan Outbound Kooperatif Kerja Sama Anak Usia Dini

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kerja sama anak usia 5–6 tahun yang ditunjukkan melalui kecenderungan bermain secara individual, kurangnya partisipasi dalam aktivitas kelompok, dan rendahnya sikap saling membantu antarteman. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan strategi Hydrotower sebagai model permainan outbound kooperatif dalam meningkatkan kemampuan kerja sama anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kijang Jaya. Subjek penelitian berjumlah 39 anak kelompok B yang terdiri atas 18 anak kelas Madinah dan 21 anak kelas Makkah, serta dua guru kelas sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur menggunakan lembar observasi indikator kerja sama, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Hydrotower efektif meningkatkan kemampuan kerja sama anak yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan bergabung dalam kelompok, tanggung jawab menyelesaikan tugas bersama, komunikasi antarteman, serta sikap saling menolong selama permainan berlangsung. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi Hydrotower mampu mengembangkan perilaku kooperatif melalui pengalaman bermain yang menuntut koordinasi, komunikasi, dan pemecahan masalah secara kolaboratif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agusta, A. R. (2018). Improving the student ’ s cooperation and environmental care skill using outdoor learning strategy outbound variation. Journal Education and Humanities Research, 274(23), 10–17 https://doi.org/10.2991/iccite-18.2018.3

Ahmad, Y. (2019). Perkembangan golden age dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 6(1), 100–114 https://doi.org/10.24042/terampil.v6i1.3829

Alfian, E., Nashir, M. J., & Abbas, N. (2024). Panduan parenting cerdas keluarga harmonis pada era digital smart parenting guide building a harmonious family in the. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(November), 59–79 https://doi.org/10.1093/oso/9780197673607.003.0024

Cahyani, R. P., & Saroinsong, W. P. (2023). Pengaruh pola asuh ibu yang bekerja dan interaksi sosial anak di Jawa timur. Ejournal.Unesa.Ac.Id, 12(1), 1–5 https://doi.org/10.31314/jpm.2.1.45-52.2023

Cooke, T. P., & Apolloni, T. (2020). Developing positive social-emotional behaviors: A study of training and generalization effects’. Journal Of Applied Behavior Analysis, 1(1) https://doi.org/10.25215/9141001591.20

Denham, S. A., & Brown, C. (2010). Early education and development “ plays nice with others ”: Social – emotional learning and academic success. Jounal Social Welfare, 1(11), 37–41. https://doi.org/10.1080/10409289.2010.497450

Domo, A., Nuryan, P., & Utami, T. (2024). Conference on Islamic education and Islamic business ( icobei ) Islamic studies faculty universitas Islam riau 2024 outbound as an effective method to enhance social skills in children aged 5-6 years. Journal Islamic Education And Islamic Business, 4(1), 378–386 https://doi.org/10.47191/ijsshr/v7-i04-57

Irvin, M. (2017). Pentingnya bermain pada anak usia dini pendidikan. Jurnal Pendididkan Anak Usia Dini, 2(3) https://doi.org/10.29313/ga.v1i2.3316

Jatisunda, M. G., Nahdi, D. S., Nurlatifah, I., & Rasyid, A. (2023). Peningkatan keterampilan motorik kasar anak usia dini melalui permainan outbond kids. Jurnal Educatio, 9(2), 1133–1140. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.5274

Junaedah, J., Thalib, S. B., & Ahmad, M. A. (2020). The outdoor learning modules based on traditional games in improving prosocial behaviour of early childhood. Journal International Education Studies, 13(10), 88. https://doi.org/10.5539/ies.v13n10p88

Khulusinniyah, M. (2023). Improving the social emotional aspect of children through outbound water transfer activities. Jurnal Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya, 19(1), 61–68 https://doi.org/10.36456/bp.vol19.no1.a6688

Lestari, S. (2018). Peran teknologi dalam pendidikan di era globalisasi. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 94–100. https://doi.org/10.33650/edureligia.v2i2.459

Lin, X., Wu, Y., & Wu, J. (2024). Behavioral sciences enhancing cooperation in 5 – 6-year-old rural Chinese children through cooperative constructive play based on anji play : A quasi-experimental study. Jambura Early Childhood Education Journal, 14(1) https://doi.org/10.3390/bs14070533

Miftahussudur, R. A. (2024). Community service outbound kids activities with playgroup and raudlatul athfal miftahussudur. Jurnal GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat), 2(5), 1653–1662 https://doi.org/10.59240/kjsk.v4i1.52

Nida’atul, H. (2024). Mengembangkan sikap kooperatif menggunakan model nature project together pada anak kelompok b. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 4(2), 57–71.

Niken, F. (2022). Meningkatkan kemampuan kerjasama melalui permainan menyusun puzzle pada anak usia 5-6 tahun di TK kenanga raya. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 5(02), 61–72.

Nurlatifah, I., & Andini, R. (2022). Pengembangan kemampuan interaksi sosial dengan teman sebaya anak usia dini melalui konseling transactional analysis. Jurnal Ilmiah Keislaman, 8(1), 10–14.

Payton, J. W., Wardlaw, D. M., & Graczyk, P. A. (2000). Social and emotional learning: A framework for promoting mental health and reducing. Journal Jambura Early Childhood Education, 70(5), 179–185.

Pikoli, M. A. (2026). Hubungan aktivitas bermain kelompok dengan kemampuan kolaborasi anak usia dini. Journal Ilmiah Multidisiplin, 2(4), 5124–5134.

Prabandari, I. R. (2019). Meningkatkan kemampuan bekerjasama anak usia 5-6 tahun melalui metode bermain kooperatif. Jurnal AUDHI, 1(2).

Setiawan, M. A., & Palangkaraya, U. M. (2020). Belajar dan Pembelajaran (Issue August 2017).

Siti, N. (2020). Perkembangan interaksi sosial dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional melalui permainan congklak pada anak usia 5-6 tahun. Jurnal Buah Hati, 7(2), 125–137.

Tira, N. F. (2022). Hard skill and soft skill training through outbound game for children in tpq nurul qoryah mulur sukoharjo. Journal Humanities: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 1–8.

Ulya, L. (2015). Upaya meningkatkan interaksi sosial melalui permainan tradisional jamuran pada anak kelompok b TK kuncup sari Semarang tahun pelajaran 2014/2015. Jurnal Penelitian PAUDIA, 2(1), 112–132.

Wahjoedi, W., Adi, I. P. P., & Darmayasa, I. P. (2018). The effectiveness of the implementation of outbound for kids in developing child character. Journal Of Education, 1(1996), 305–314

Downloads

Published

31-07-2026

Indexing Check

How to Cite

Wilyanita, N., Rahayu , S., Aulia, S. P., Fauziddin, M., & Ali, M. N. (2026). Strategi Hydrotower: Model Permainan Outbound Kooperatif dalam Meningkatkan Kemampuan Kerja Sama Anak Usia Dini. Journal of Education Research, 7(3), 2021–2029. https://doi.org/10.37985/jer.v7i3.4114

Issue

Section

Articles

Categories