Strategi Hydrotower: Model Permainan Outbound Kooperatif dalam Meningkatkan Kemampuan Kerja Sama Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.37985/jer.v7i3.4114Keywords:
Hydrotower Permainan Outbound Kooperatif Kerja Sama Anak Usia DiniAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kerja sama anak usia 5–6 tahun yang ditunjukkan melalui kecenderungan bermain secara individual, kurangnya partisipasi dalam aktivitas kelompok, dan rendahnya sikap saling membantu antarteman. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan strategi Hydrotower sebagai model permainan outbound kooperatif dalam meningkatkan kemampuan kerja sama anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang dilaksanakan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kijang Jaya. Subjek penelitian berjumlah 39 anak kelompok B yang terdiri atas 18 anak kelas Madinah dan 21 anak kelas Makkah, serta dua guru kelas sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur menggunakan lembar observasi indikator kerja sama, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Hydrotower efektif meningkatkan kemampuan kerja sama anak yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan bergabung dalam kelompok, tanggung jawab menyelesaikan tugas bersama, komunikasi antarteman, serta sikap saling menolong selama permainan berlangsung. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi Hydrotower mampu mengembangkan perilaku kooperatif melalui pengalaman bermain yang menuntut koordinasi, komunikasi, dan pemecahan masalah secara kolaboratif.
Downloads
References
Agusta, A. R. (2018). Improving the student ’ s cooperation and environmental care skill using outdoor learning strategy outbound variation. Journal Education and Humanities Research, 274(23), 10–17 https://doi.org/10.2991/iccite-18.2018.3
Ahmad, Y. (2019). Perkembangan golden age dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 6(1), 100–114 https://doi.org/10.24042/terampil.v6i1.3829
Alfian, E., Nashir, M. J., & Abbas, N. (2024). Panduan parenting cerdas keluarga harmonis pada era digital smart parenting guide building a harmonious family in the. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(November), 59–79 https://doi.org/10.1093/oso/9780197673607.003.0024
Cahyani, R. P., & Saroinsong, W. P. (2023). Pengaruh pola asuh ibu yang bekerja dan interaksi sosial anak di Jawa timur. Ejournal.Unesa.Ac.Id, 12(1), 1–5 https://doi.org/10.31314/jpm.2.1.45-52.2023
Cooke, T. P., & Apolloni, T. (2020). Developing positive social-emotional behaviors: A study of training and generalization effects’. Journal Of Applied Behavior Analysis, 1(1) https://doi.org/10.25215/9141001591.20
Denham, S. A., & Brown, C. (2010). Early education and development “ plays nice with others ”: Social – emotional learning and academic success. Jounal Social Welfare, 1(11), 37–41. https://doi.org/10.1080/10409289.2010.497450
Domo, A., Nuryan, P., & Utami, T. (2024). Conference on Islamic education and Islamic business ( icobei ) Islamic studies faculty universitas Islam riau 2024 outbound as an effective method to enhance social skills in children aged 5-6 years. Journal Islamic Education And Islamic Business, 4(1), 378–386 https://doi.org/10.47191/ijsshr/v7-i04-57
Irvin, M. (2017). Pentingnya bermain pada anak usia dini pendidikan. Jurnal Pendididkan Anak Usia Dini, 2(3) https://doi.org/10.29313/ga.v1i2.3316
Jatisunda, M. G., Nahdi, D. S., Nurlatifah, I., & Rasyid, A. (2023). Peningkatan keterampilan motorik kasar anak usia dini melalui permainan outbond kids. Jurnal Educatio, 9(2), 1133–1140. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.5274
Junaedah, J., Thalib, S. B., & Ahmad, M. A. (2020). The outdoor learning modules based on traditional games in improving prosocial behaviour of early childhood. Journal International Education Studies, 13(10), 88. https://doi.org/10.5539/ies.v13n10p88
Khulusinniyah, M. (2023). Improving the social emotional aspect of children through outbound water transfer activities. Jurnal Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Unipa Surabaya, 19(1), 61–68 https://doi.org/10.36456/bp.vol19.no1.a6688
Lestari, S. (2018). Peran teknologi dalam pendidikan di era globalisasi. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 94–100. https://doi.org/10.33650/edureligia.v2i2.459
Lin, X., Wu, Y., & Wu, J. (2024). Behavioral sciences enhancing cooperation in 5 – 6-year-old rural Chinese children through cooperative constructive play based on anji play : A quasi-experimental study. Jambura Early Childhood Education Journal, 14(1) https://doi.org/10.3390/bs14070533
Miftahussudur, R. A. (2024). Community service outbound kids activities with playgroup and raudlatul athfal miftahussudur. Jurnal GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat), 2(5), 1653–1662 https://doi.org/10.59240/kjsk.v4i1.52
Nida’atul, H. (2024). Mengembangkan sikap kooperatif menggunakan model nature project together pada anak kelompok b. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 4(2), 57–71.
Niken, F. (2022). Meningkatkan kemampuan kerjasama melalui permainan menyusun puzzle pada anak usia 5-6 tahun di TK kenanga raya. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 5(02), 61–72.
Nurlatifah, I., & Andini, R. (2022). Pengembangan kemampuan interaksi sosial dengan teman sebaya anak usia dini melalui konseling transactional analysis. Jurnal Ilmiah Keislaman, 8(1), 10–14.
Payton, J. W., Wardlaw, D. M., & Graczyk, P. A. (2000). Social and emotional learning: A framework for promoting mental health and reducing. Journal Jambura Early Childhood Education, 70(5), 179–185.
Pikoli, M. A. (2026). Hubungan aktivitas bermain kelompok dengan kemampuan kolaborasi anak usia dini. Journal Ilmiah Multidisiplin, 2(4), 5124–5134.
Prabandari, I. R. (2019). Meningkatkan kemampuan bekerjasama anak usia 5-6 tahun melalui metode bermain kooperatif. Jurnal AUDHI, 1(2).
Setiawan, M. A., & Palangkaraya, U. M. (2020). Belajar dan Pembelajaran (Issue August 2017).
Siti, N. (2020). Perkembangan interaksi sosial dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional melalui permainan congklak pada anak usia 5-6 tahun. Jurnal Buah Hati, 7(2), 125–137.
Tira, N. F. (2022). Hard skill and soft skill training through outbound game for children in tpq nurul qoryah mulur sukoharjo. Journal Humanities: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 1–8.
Ulya, L. (2015). Upaya meningkatkan interaksi sosial melalui permainan tradisional jamuran pada anak kelompok b TK kuncup sari Semarang tahun pelajaran 2014/2015. Jurnal Penelitian PAUDIA, 2(1), 112–132.
Wahjoedi, W., Adi, I. P. P., & Darmayasa, I. P. (2018). The effectiveness of the implementation of outbound for kids in developing child character. Journal Of Education, 1(1996), 305–314
Downloads
Published
Indexing Check
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Nopa Wilyanita, Swandra Rahayu , Salsa Putri Aulia, Mohammad Fauziddin, Mohd Norawi Ali

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



