Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak dengan Metode Demonstrasi dalam Pemanfaatan Bahan Bekas

Authors

  • Elisa Waslimah Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia
  • Melvi Lesmana Alim Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia
  • Syahrial Syahrial Ilmu Hukum, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37985/jer.v1i3.31

Keywords:

Motorik Halus, Bahan Bekas, Metode Demintrasi, Anak Usia Dini

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok B TK Tunas Baru dengan menggunakan bahan bekas. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B TK Tunas Baru berjumlah 23 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar aktivitas anak dan lembar observasi sebagai data primer serta beberapa dokumentasi sebagai data pendukung. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan penggunaan bahan bekas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak pada anak kelompok B TK Tunas Baru. Indikator keberhasilan pada penelitian ini dikatakan berhasil apabila kemampuan motorik halus anak dengan kategori berkembang sangat sbaik sudah mencapai persentase minimal sebesar 75%. Hasil penelitian dapat dilihat dari meningkatnya kemampuan membaca permulaan untuk kriteria berkembang sangat baik pada setiap Siklusnya. Pada saat pratindakan menunjukan hasil 0.00% atau tidak ada anak yang berkembang sangat baik. Pada Siklus I meningkat menjadi 13,04%. Siklus II meningkat menjadi 52,17%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto Suharsimi, (2006). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara,

Anggoro M. Toha, dkk, 2011) Metode Penelitian. Jakarta: Universitas Terbuka

Harus Rasyid, (2009) Asesmen Perkembangan Anak Usia Dini. Yogyakarta:

Multi Pressindo. Kamus Besar Bahasa Indonesia, (http://kbbi.web.id/28 Januari 2014.

Kunandar, Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: PT. raja Grafindo Persada

Madya Suwarsih, (1994).Panduan Penelitian Tindakan. Yogyakarta: Lembaga Penelitian IKIP Yogyakarta

Moeslichatoen, (2004) Metode Pengajaran di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Rineka Cipta.

Rika Eka Izzaty, (2006). Perkembangan Peserta Didik. Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

Soegeng Santoso, (2002) Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Yayasan Citra Pendidikan Indonesia (CPI).

Sudono Anggani (2004), Sumber Balajar dan Alat Permainan untuk Anak Usia Dini. Jakarta: Grasindo.

Sukiman, (2014). Pedoman Penulisan Skripsi. Yogyakarta Sukiman, Pedoman Penulisan Skripsi. Yogyakarta

Suyanto Slamet, (2005) Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta Hikayat Publishing.

Syaodh Ernawulan & Mebiar Agustin, (2011). Bimbingan Konseling untuk Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka

Downloads

Published

2020-12-03

How to Cite

Waslimah, E., Alim, M. L., & Syahrial, S. (2020). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak dengan Metode Demonstrasi dalam Pemanfaatan Bahan Bekas. Journal of Education Research, 1(3), 265–275. https://doi.org/10.37985/jer.v1i3.31

Citation Check