Gambaran Self-Esteem dan Perilaku Agresif Siswa SMK dalam Konflik Sosial Antar Geng

Authors

  • Anggita Ayu Septania Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya  Indonesia
  • Muhammad Farid Ilhamuddin Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya  Indonesia
  • Budi Purwoko Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya  Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37985/jer.v7i1.3032

Keywords:

Self-esteem, Perilaku Agresif, Konflik Sosial, Siswa SMK, Geng Sekolah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat self-esteem dan perilaku agresif pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang terlibat dalam konflik sosial antar geng di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Subjek penelitian berjumlah 60 siswa yang teridentifikasi memiliki keterlibatan dalam interaksi sosial berbasis kelompok atau geng. Data dikumpulkan menggunakan angket berskala Likert lima tingkat yang mengukur self-esteem dan perilaku agresif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-esteem siswa berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 3,7 (setara 55,5 pada skala 15–75). Perilaku agresif juga berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 2,5 (setara 45 pada skala Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa memiliki persepsi diri yang cukup positif, namun belum sepenuhnya stabil, serta masih menunjukkan kecenderungan perilaku agresif dalam taraf menengah, terutama dalam bentuk agresi verbal pada situasi konflik antar geng.Secara umum, konflik sosial antar geng di lingkungan sekolah lebih dipengaruhi oleh kebutuhan pengakuan sosial dan dinamika identitas kelompok sebaya dibandingkan dorongan agresivitas murni. Temuan ini menegaskan pentingnya peran layanan bimbingan dan konseling dalam memperkuat stabilitas self-esteem, regulasi emosi, dan keterampilan penyelesaian konflik sebagai upaya pencegahan konflik sosial di sekolah

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abhariyah, N. (2024). Hubungan antara harga diri, keterlibatan ayah, dan perilaku agresif pada siswa SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang [Skripsi tidak dipublikasikan].

Auliya, M., & Nurwidawati, D. (2014). Hubungan kontrol diri dengan perilaku agresi pada siswa SMA Negeri 1 Padangan Bojonegoro. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 3(2), 1–8.

Baumeister, R. F., Smart, L., & Boden, J. M. (1996). Relation of threatened egotism to violence and aggression. Psychological Review, 103(1), 5–33.

Fitriani, I., & Mansur, A. (2021). Harga diri dengan perilaku agresif pada peserta didik di SMA Nurul. Indonesian Journal of Behavioral Studies, 1(1). https://psikologiforensik.com/2015/01/3

Geandra, F., & Neviyarni, S. (2020). Analisis perilaku agresif siswa. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 8(1), 1–8.

Halimah, N., & Santi, D. E. (2020). Perilaku agresi penonton sepak bola ditinjau dari harga diri dengan niat agresi sebagai variabel antara. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual, 5(2), 187–197. https://doi.org/10.28926/briliant

Imanuddin, F., & Tola, B. (2013). Harga diri dan agresivitas pembalap liar. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.21009/JPPP

Natasya, N., & Rahayu, M. N. M. (2024). Hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri pada mahasiswa. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(2), 1025–1036. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i2.7089

Oktafia, I., & Rahayu, M. N. M. (2024). Hubungan antara harga diri (self-esteem) dengan perilaku agresif pada siswa sekolah menengah kejuruan (SMK). G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(3), 1644–1652. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i3.6086

Putri, A. F. (2019). Konsep perilaku agresif siswa. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 4(1), 28–35. https://doi.org/10.23916/08416011

Ratna. (2018). Hubungan harga diri dan interaksi teman sebaya. Jurnal Psikologi Pendidikan, 6(3), 375–382.

Siregar, I. N., Lodiana, A., & Sarinah. (2003). Hubungan antara pemenuhan kebutuhan psikologis (kasih sayang, rasa aman, dan harga diri) dengan tingkah laku agresi pada siswa SMU Alwasiyah 3 Medan. Jurnal Psikologi, 1(2), 45–56.

Sofya, A., Novita, N. C., Afgani, M. W., & Isnaini, M. (2024). Metode survei: Explanatory survey dan cross-sectional dalam penelitian kuantitatif. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1).

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Woro, W. A., & Kusumaningnsih, S. P. L. (2018). Hubungan antara harga diri dengan perilaku agresif pada remaja Suku Komering di Desa X Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Proyeksi, 13(2), 166–176.

Zelya, A. P., Jannah, A. R., Mufatihah, Z., Puriani, R. A., & Novirson, R. (2025). Perilaku agresif pada siswa: Literature review. Jurnal Psikologi Pendidikan, 6(1), 1–12.

Downloads

Published

2026-01-06

How to Cite

Septania, A. A., Ilhamuddin, M. F., & Purwoko, B. (2026). Gambaran Self-Esteem dan Perilaku Agresif Siswa SMK dalam Konflik Sosial Antar Geng. Journal of Education Research, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.37985/jer.v7i1.3032

Issue

Section

Articles

Categories