Gaya Bahasa Hiperbola dalam Buku About Love Karya Tere Liye
DOI:
https://doi.org/10.37985/jer.v4i2.195Abstract
Setiap penulis memiliki cara tersendiri dalam memilih penggunaan gaya bahasa yang tepat dalam karyanya. Melalui gaya bahasa kita dapat menilai watak, pribadi dan kemampuan seseorang dalam menggunakannya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang gaya bahasa hiperbola dalam buku About Love karya Tere Liye. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik catat. Dalam penelitian ini peneliti membaca dan menyimak buku About Love karya Tere Liye kemudian mencatat dan mengklasifikasikan kutipan berdasarkan gaya bahasa hiperbola yang terdapat di dalam About Love karya Tere LIye. Hasil dari penelitian ini terdapat 16 kutipan-kutipan cinta dalam buku About Love Karya Tere Liye yang mengandung gaya bahasa hiperbola. Tujuan gaya bahasa hiperbola dalam kutipan-kutipan ini untuk memperindah dan memberikan efek menari sehingga pembaca dapat menikmati dan berimajinasi ketika membaca kutipan tersebut. Sekalipun, gaya bahasa hiperbola merupakan gaya bahasa berlebih-lebihan dan tidak sesuai kenyataan tetapi memiliki daya tarik keindahan.
Downloads
References
Aprila, Mike Tri. (2022). Gaya Bahasa Hiperbola dalam Novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer: Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora, 1 (01).
Djajasudarma, Fatimah, T. 2006. Ancangan Metoda Penelitian dan Kajian. Bandung. Refika Aditama
Faruk. (2017) Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Handayani, Asih Dwi. (2018) Hiperbola Dan Hiperrealitas Media Analisis Judul Berita Hiperbola di Situs Berita Online: Dialektika Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 5 (2).
Kasmawati. (2021). Penggunaan Hiperbola dalam Novel Ayat-Ayat Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy: Analisis Stilistika: Idiomatik jurnal pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 4 (2).
Keraf, Gorys. (1991) Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT. Gramedia.
Liye, Tere. (2016). #About Love. Jakarta: PT. Gramedia.
Luqiana, Nabila Jihan & Al Rasyid, Harun. (2023). Pengembangan Media Pembelajaran
Bahasa Arab Berbasis Web WordPress untuk Siswa Kelas IX: Journal Of Education Research, 4 (2).
Mahsun, 2014. Metode Penelitian Bahasa. Jakarta. PT. Rajagrafindo
Pradopo, Djoko Rachmat. (2020). Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik dan Penerapannya. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.
Putri, Kusuma Inieke. (2013). Analisis Gaya Bahasa Hiperbola Dan Personifikasi Pada Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Shaleha, Mar’atun. (2016). Penggunaan Gaya Bahasa Hiperbola Dalam Kata-Kata Mario Teguh. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia: Universitas Muhammadiya Makassar.
Sitompul, Hamzah Nuzulul Fazri. 2014. Analisis Penggunaan Majas Hiperbola Pada Iklan Komersial di Televisi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Bengkulu.
Tarigan, Guntur Henry. (2013). Pengajaran Gaya Bahasa. Bandung: CV. Angkasa.
Wellek, Rene & Warren, Austin. (2016). Teori Kesusastraan. Jakarta: PT. Gramedia.
Downloads
Published
Check index
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2023 Wiwik Surya Utami, Jumianti Diana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).