Pemberantasan Produk Bajakan dan Tindakan Hukum di Indonesia: Studi Kasus Upaya Pemerintah

Authors

  • Moody Rizgy Syailendra Program Studi Hukum, Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Natashya Natashya Program Studi Hukum, Universitas Tarumanagara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37985/jer.v5i1.558

Keywords:

Produk bajakan, hak cipta, kerugian

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pemberantasan produk bajakan di Indonesia, dimana sebagai negara dengan memiliki potensi di bidang ekonomi. Namun nyatanya, masih banyak produk bajakan yang merajelela dengan mengkopi hasil karya orang lain, seperti Video Compact Disc, Digital Video Disc, Compact Disk Read Only Memory, kaset, dan buku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak produk bajakan pada ekonomi, Undang-Undang hak cipta, pencipta, konsumen, dan industri di Indonesia dan upaya pemerintah Indonesia dalam menerapkan tindakan hukum terhadap praktik produk bajakan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan bahan hukum primer dan sekunder. Akibat dari produk bajakan ini pada tahun 2017, negara mengalami kerugian pembajakan film sebesar 1,4 triliun, musik senilai 8,4 miliar, dan software mencapai 12 triliun. Adapun upaya negara untuk mengatasi hal ini, yaitu mengadakan sosialisasi kepada civitas akademika, menjadikan HAKI sebagai mata kuliah wajib, mewajibkan dosen menyusun modul standar berupa reading material, dan dukungan dana serta sarana dari fakultas ataupun universitas. Kesimpulannya adalah meskipun adanya upaya untuk mengatasi masalah pembajakan, namun penegakan hukum masih kurang konsisten dan tidak selalu efektif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abonita, Rino. (2019, April 28). “Senja Kala Bisnis CD Bajakan”. Liputan 6. https://www.liputan6.com/regional/read/3952163/senja-kala-bisnis-cd-bajakan.

Anggoro, Bayu. (2019, September 10). “Pembajakan Hak Cipta Di Indonesia masih Tinggi”. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/nusantara/258462/pembajakan-hak-cipta-di-indonesia-masih-tinggi.

Anonim. (2014, Oktober 2). “Bisakah pemerintah atasi masalah pembajakan?”. BBC News Indonesia. https://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2014/10/141001_uuhakcipta.

Damian, Eddy. (2003). Hukum Hak Cipta. Alumni.

Database Peraturan Badan Pengurus Keuangan. (2014, Oktober 16). “Hak Cipta”. Peraturan BPK. Diakses pada 30 September 2023, dari https://peraturan.bpk.go.id/Details/38690.

Diantha, I Made Pasek. (2016). Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Prenada Media Group.

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. “Hak Cipta”. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Diakses 14 September 2023, dari https://dgip.go.id/menu-utama/hak-cipta/pengenalan.

Harry Fauzan, Dina W. Kariodimedjo, Tesis: “Tanggung Jawab Penerbit Sebagai Pemegang Hak Cipta Dalam Penerbitan Buku”, (Yogyakarta: UGM, 2015), hal. 1.

Hasibuan, Otto. (2008). Hak Cipta Di Indonesia. P.T. Alumni.

Hidayat Anas, Katherine Mizerski. (2005). “Pembajakan Produk: Problema, Strategi dan Antisipasi Strategi”. Jurnal Siasat Bisnis, 1(10), 114.

Hutagalung, Sophar Maru. (2012). Hak Cipta: Kedudukan dan Peranannya dalam Pembangunan. Sinar Grafika.

Karunia, Ade Miranti, Yoga Sukmana. (2021, Oktober 6). “Pemerintah Sebut Mangga Dua Jakarta Masih Jadi Tempat Produk Bajakan”. Kompas. https://money.kompas.com/read/2021/10/06/183012226/pemerintah-sebut-mangga-dua-jakarta-masih-jadi-tempat-produk-bajakan.

Margono, Suyud. (2010). Hukum Hak Cipta Indonesia. Ghalia Indonesia.

Prapmasari, Dewi, M. Hudi Asrori S. (2019). “Pelanggaran Hak Cipta Atas Karya Lagu Dan Musik Dalam Bentuk Penjualan Vcd Atau Dvd Bajakan Di Yogyakarta”, Jurnal Hukum dan Pembangunan Ekonomi, 7(2), 198.

Rahman, Husna. (2020, November 5). “Fenomena Maraknya Pembajakan Karya di Indonesia dan Bagaimana Cara Kita Menghindarinya”. Hipwee. https://www.hipwee.com/hiburan/pembajakan-karya-di-indonesia/.

Ramdan, Dadan M. (2016, November 24). “Miris, Mobil Bagus Tapi Masih Beli Dvd Bajakan”. Kontan. https://nasional.kontan.co.id/news/miris-mobil-bagus-tapi-masih-beli-dvd-bajakan.

Riswandi, Budi Agus. (2009). “Permasalahan Pelanggaran Dan Langkah Hukum Hak Cipta Atas Musik Dan Lagu Yang Dituangkan Dalam Bentuk VCD Dan DVD”. Jurnal Hukum, 16(4), 583.

Soekanto, Soerjono, Sri Mamudji. (2018). Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Rajawali Pers.

Tuasikal, Rio. (2019, September 10). “Rugi 20 Triliun, Pemerintah Perangi Produk Bajakan”. VOA Indonesia. https://www.voaindonesia.com/a/rugi-20-triliun-pemerintah-perangi-produk-bajakan/5077678.html.

Wandari, Hana. (2023, Februari 20). “Film Bajakan Bertebaran, Ini Hak Pencipta Film!”. Smart Legal. https://smartlegal.id/hki/2023/02/20/film-bajakan-bertebaran-ini-hak-pencipta-film/.

Wareza, Monica. (2022, Februari 1). “Begini Tren Pembajakan Online di 2021, Ngeri?”. CNBC Indonesia. https://cnbcindonesia.com/tech/20220201083508-37-311999/begini-tren-pembajakan-online-di-2021-ngeri.

Downloads

Published

2024-01-25

How to Cite

Syailendra, M. R., & Natashya, N. (2024). Pemberantasan Produk Bajakan dan Tindakan Hukum di Indonesia: Studi Kasus Upaya Pemerintah . Journal of Education Research, 5(1), 197–216. https://doi.org/10.37985/jer.v5i1.558

Issue

Section

Articles

Citation Check