Jargon Santri Asrama Ibnu Sina Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang

Nanda Rizki Ardhana(1), Diana Mayasari(2Mail),
(1) Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP PGRI Jombang, Indonesia
(2) Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP PGRI Jombang, Indonesia

Mail Corresponding Author
Copyright (c) 2021 Nanda Rizki Ardhana, Diana Mayasari

DOI : https://doi.org/10.37985/jer.v2i2.48

Download Full Text:   [File Size  : 232KB]  Language : id

Abstract


Munculnya variasi bahasa dalam masyarakat berupa jargon merupakan fenomena sosiolinguistik. Santri asrama Ibnu Sina pondok pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang memiliki jargon yang unik mengenai kehidupan pondok pesantren yang hanya dipahami oleh anggota komunitas tersebut. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan wujud jargon, (2) mendeskripsikan fungsi jargon dan (3) mendeskripsikan factor penggunaan jargon dalam interaksi santri di dalam pondok pesantren. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan mengutamakan senior yang menguasai jargon tentang kehidupan dalam pondok pesantren. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, pengamatan, transkrip. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis induktif dengan  klasifikasi data dengan metode padan dan agih, reduksi, membatasi lingkup teori, menarik simpulan. Keabsahan data dilakukan dengan teknik trianggulasi, pemeriksaan teman sejawat, ekspert jugdmen. Hasil penelitian ditemukan wujud jargon sebagai bentuk kata serapan yang berasal dari Bahasa Arab dan Bahasa Jawa serta Bahasa Indonesia. Fungsi dari jargon tersebut adalah sebagai identitas sosial dan untuk memudahkan komunikasi dalam menyampaikan sebuah kosata agar tidak terjadi kesulitan dalam menyampaikan sebuah kosakata. Sedangkan factor yang mempengaruhi penggunaan jargon tersebut adalah bahwa komunitas santri memiliki prestise, image dan citra yang lebih baik ketika menguasai berbagai kosakata para santri tersebut

Keywords


Jargon; wujud jargon; fungsi dan factor jargon

References


Ahmad. H.P dan Abdulloh, A. 2012. Linguistik Umum. Jakarta: Erlangga.

Alwi, H., Soenjono, D., Hans, L., & Anton M.M. (2003).Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.

Chaer, A. (2007). Linguistik Umum. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Chaer, A. (2009). Sintaksis Bahasa Indonesia Pendekatan Proses.Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Chaer, Abdul dan Agustina, Leonie. 2010. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Creswell, J. W. 2010. Research Design Pendekatan Kualitatif. Kuantitatif, dan Mixed (Terjemahan Achmad Fawaid).Yogyakarta: Pustaka Pelajar. (Buku Asli Diterbitkan Tahun 2009).

Hidayarohmah, W.N. (2013). Pergeseran Bahasa Madura pada Masyarakat Desa Manduro Kecamatan Kabuh Kabupaten Jomabang.Ejournal.unesa.ac.id.vol 1. No 1.

Holmes, Janet. 1992. An Introduction to Sociolinguistics. New York: Longman.

Johnson, K. E. (2009). Second Language Education(A Sosiocultral Perspektive). New York: Routledge.

Moleong, L. J. 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.

Luriawati, Debi. N. 2011. Bentuk Dan Faktor Penyebab Penggunaan Jargon Masyarakat Nelayan Di Rembang. Ejournal unnes.

Nuroida, dkk. 2014. Jargon Kelompok Sosial Gay Pandawa Lima di Jember. Artikel ilmiah mahasiswa. Universitas Jember.

Oka, I.G.N. & Suparno.(1994). Linguistik Umum. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan.

Parera, J.D. (2002). Dasar-Dasar Analisis Sintaksis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Permadi, A.D. (2013). Deskripsi Konstruksi Sosial Dalam Membentuk Identutas Simbolik Oreng Manduro. (Jurnal: UnairantroUnairDotNet, vol 2/no. 1/ Jan-Pebruari 2013 (232-247)).

Ramlan.(1996). Sintaksis. Yogyakarta: CV. Karyono.

Rasyid. Dkk. 2014. Jargon dalam Interaksi Jual-beli Pedagang Konfeksi di Pasar Mimbaan Baru Situbondo. Artikel Mahasiswa Universitas Jember.

Fasold, W.Rapid.1987. The Sociolinguistics of Society. Oxford: Basil Black Well..

Sudaryanto.(1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguitis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Spolsky, Bernard. 1998. Sociolinguistics. Oxford: Oxford University Press.

Thomason. G, Sarah.2001.Language Contact. Edinburg: Edinburg University Press Ltd.

Verhaar, J.W.M. (1992). Pengantar Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Wakari , B. Rosyita. 2017. Penggunaan Jargon di Kalangan Waria Kota Bitung. Ejornal Kajian Linguistik, Tahun IV, No.4, April 2017


Article Metrics

 Abstract Views : 77 times
 PDF Downloaded : 120 times


This article can be traced from:

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.