Analisis Kemampuan Siswa SMA dalam Menyelesaikan Konflik dengan Orang Tua Terkait Penggunaan Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.37985/jer.v7i1.3031Keywords:
kemampuan resolusi konflik, siswa sma, media sosial, konflik orang tua remaja, bimbingan dan konselingAbstract
Kemajuan media sosial telah memengaruhi dinamika relasi antara remaja dan orang tua, khususnya dalam bentuk konflik terkait penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan resolusi konflik siswa SMA dalam menghadapi konflik dengan orang tua terkait penggunaan media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei. Subjek penelitian terdiri dari 50 siswa SMA yang aktif menggunakan media sosial. Data di susun melalui kuesioner skala Likert lima tingkat yang dikembangkan berlandaskan teori gaya penyelesaian konflik Thomas dan Kilmann. Hasil uji validitas menghasilkan 18 item valid, dengan reliabilitas tinggi (Cronbach’s Alpha = 0,924). Analisis deskriptif menggambarkan skor rata-rata keterampilan resolusi konflik sebesar 3,27 pada skala 1–5, yang termasuk dalam kelompok sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa telah memiliki kemampuan dasar dalam mengelola konflik, namun belum maksimal dalam mengelola konflik secara positif dan berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan layanan bimbingan dan konseling sekolah dengan menunjukan pentingnya penguatan keterampilan resolusi konflik siswa sebagai upaya meningkatkan kualitas komunikasi keluarga di era digital.
Downloads
References
Amaliah, A., & Destiwati, R. (2022). Komunikasi antarpribadi orang tua dan anak remaja dalam mengatasi kecemasan media tiktok. JIMEA | Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi), 6(3), 2022. https://doi.org/https://doi.org/10.31955/mea.v6i3.2790
Astika, P. A. (2019). Strategi Manajemen Konflik Orangtua dan Remaja Putri usia 19-22 Tahun Dalam Konflik Pemilihan Pasangan. https://repository.unair.ac.id/84254/5/FIS%20K%2039%2019%20Ast%20s%20JURNAL.pdf
Charles Barita Hasugian, A. N. R. (2023). Komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak usia remaja dalam penggunaan media sosial tiktok. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4, 7767–7779. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.8244
Fian, K., & Muhamad Slamet Yahya. (2024). Strategi Orang Tua dalam Pembinaan Akhlak Remaja: Analisis Dampak Media Sosial di Desa Sibrama. Jurnal Kependidikan, 12(1), 85–100. https://doi.org/10.24090/jk.v12i1.9838
Gayatri, G., al, et, Rusadi, U., Meiningsih, S., Mahmudah, D., Sari, D., & Cahyo Nugroho, A. (2015). Digital citizenship safety among children and adolescents in indonesia perlindungan pengguna media digital di kalangan anak dan remaja di indonesia. Jurnal Penelitian Dan Pengambangan Komuniaksi Dan Informatika, 6. https://media.neliti.com/media/publications/122672-EN-digital-citizenship-safety-among-childre.pdf
Hinteregger, V. J., & Schwab, D. F. (2022). Thomas and Kilmann Conflict Management in the Perspective of Urban Society. International Journal Papier Public Review, 3(1), 1–6. https://doi.org/10.47667/ijppr.v3i1.135
Irianto, A., Aimon, H., Nirwana, H., Tri, A., Universitas, P., Padang, N., Prof, J., Air, H., Padang, T., & Korespondensi, S. B. (2018). Komunikasi Interpersonal antara Orang Tua dan Anak Remaja serta Identitas Diri Remaja: Studi di Bina Keluarga Remaja Parupuk Tabing, Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat. 26. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jp.38686
Low Andrew Yiu Tsang. (2023). Parent–Adolescent Conflict: Adolescents’ Coping Strategies and Preferred Parenting Styles during the Social Movements in Hong Kong, 2019. Behavioral Sciences, 13(9). https://doi.org/10.3390/bs13090756
Martial, A. A., & Saragih, M. Y. (2024). Peran Media Sosial X Sebagai Sarana Orang Tua dalam Mendukung Perkembangan Remaja Berdasarkan Perspektif Analisis Jurnalisme. Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah, 8(2), 198. https://doi.org/10.32332/tapis.v8i2.9419
Meilanny Budiarti Santoso, S. A. N. (2025). Konflik orang tua dengan remaja dalam keluarga: media pembelajaran dan pengembangan kapasitas remaja dalam mengelola konflik. 7. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/jkrk.v7i1.61064
Najwa Ammara Jauza, & Albina, M. (2025). Model dan Pendekatan Penelitian Kuantitatif: Kajian Filosofis, Metodologis, dan Aplikatif. QOUBA : Jurnal Pendidikan, 2(1), 104–111. https://doi.org/10.61104/qb.v2i1.280
Salsabilla, S., Rizkyanti, C. A., & Yudha, Y. H. (2022). Family communication patterns sebagai mediator antara empati dan konflik orang tua-anak pada remaja. Persona:Jurnal Psikologi Indonesia, 10(2), 207–223. https://doi.org/10.30996/persona.v10i2.5351
Sanjaya, A. (2021). Hubungan Antara Kontrol Sosial Orang Tua Dengan Prilaku Sosial Remaja. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jptam.v5i2.1708
Telaumbanua Libriani. (2013). Strategi penyelesaian konflik orang tua da nremaja pada suku jawa skripsi. https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/25286
Zuhri, S. (2009). Pola komunikasi orang tua kandung terhadap anak remaja yang mengalami depresi (Studi Deskriptif Kualitatif Pola Komunikasi Orang Tua Terhadap Anak Remaja Yang Mengalami Depresi). Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(2). https://ejournal.upnjatim.ac.id/index.php/ilkom/article/download/354/264?utm
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Tias July Risqita, Farid Ilhamudin , Budi Purwoko

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






