Jenis-Jenis Saluran Komunikasi dalam Difusi Inovasi Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.37985/jer.v6i4.2448Keywords:
saluran komunikasi, media massa, komunikasi interpersonalAbstract
Saluran komunikasi berfungsi sebagai media untuk menyampaikan pesan dari satu individu ke individu lainnya. Kualitas interaksi dalam pertukaran informasi menentukan apakah suatu inovasi akan berhasil disampaikan serta dampak yang ditimbulkan dari penyebaran informasi tersebut. Rogers (1983) memberi dua contoh jenis saluran komunikasi yakni media massa dan komunikasi interpersonal. Artikel ini bertujuan membahas lebih lanjut mengenai berbagai jenis saluran komunikasi dalam difusi inovasi di dunia pendidikan, serta contoh-contohnya dalam pendidikan di Indonesia. Belum banyak penelitian pustaka Penelitian studi pustaka membahas topik ini belum banyak, oleh sebab itu pemahaman mengenai konsep ini diharapkan dapat membantu para pendidik, pengambil kebijakan, dan peneliti pendidikan dalam mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk mendukung perubahan dan kemajuan pendidikan di era digital ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi pustaka dimana pengumpulan data dengan melakukan kajian terhadap berbagai literatur buku, dan media online.
Downloads
References
Aziz, A., & Zakir, S. (2022). Strategi peningkatan mutu lulusan melalui optimalisasi layanan bimbingan konseling. Indonesian Research Journal on Education: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(3), 1030–1037. [Note: Judul dilengkapi berdasarkan volume/tahun].
Barseli, M., Sembiring, K., Ifdil, I., & Fitria, L. (2019). The concept of student interpersonal communication. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 4(2), 129–134. https://doi.org/10.29210/02018259
Bungin, B. (2006). Sosiologi komunikasi: Teori, paradigma, dan diskursus teknologi komunikasi di masyarakat. Kencana Prenada Media Group.
Cangara, H. (2007). Pengantar ilmu komunikasi. RajaGrafindo Persada.
Effendy, O. U. (2004). Komunikasi: Teori dan praktek. Remaja Rosdakarya.
Fahmi, M. H. (2020). Komunikasi synchronous dan asynchronous dalam e-learning pada masa pandemi COVID-19. Jurnal Nomosleca, 6(2), 146–158. https://doi.org/10.26905/nomosleca.v6i2.4947
Fatimah, S., & Cangara, H. (2016). Pemanfaatan saluran komunikasi dalam penyerapan aspirasi masyarakat oleh Pusat Pelayanan Informasi dan Pengaduan (Pindu) Pemerintah Kabupaten Pinrang. KAREBA: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(1), 79–91. https://journal.unhas.ac.id/index.php/kareba/article/view/1885
Katz, D., & Kahn, R. L. (1970). The social psychology of organizations. Wiley Eastern Private Limited.
Kurniasari, N. D., & Arkansyah, M. (2018). Penggunaan saluran komunikasi dan minat wisatawan berkunjung ke wisata Kabupaten Bangkalan. Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo, 11(1), 42–51. http://journal.trunojoyo.ac.id/pamator/article/view/4458
Melfianora. (2019). Penulisan karya tulis ilmiah dengan studi literatur. Open Science Framework. https://doi.org/10.31219/osf.io/efmc2
Perajaka, M. A., & Ngamal, Y. (2021). Pentingnya manajemen risiko dalam dunia pendidikan (sekolah) selama dan pasca COVID-19. Jurnal Manajemen Risiko, 2(1), 35–50. https://doi.org/10.33508/jmr.v2i1.1340
Purnama, S. (2020). Makna komunikasi nonverbal tradisi Api Jagau [Skripsi/Tesis, Universitas Islam Bandung]. Repository Unisba. http://elibrary.unisba.ac.id
Rahman, E. (2015). Pengaruh metode bermain peran (role playing) terhadap aktivitas komunikasi antar pribadi siswa kelas X SMA Muhammadiyah Kalirejo 2014/2015. Jurnal Majalah Kreasi STKIP MPL, 2(1).
Rogers, E. M. (1983). Diffusion of innovations (3rd ed.). Free Press.
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suwantoro, G. (2004). Dasar-dasar pariwisata. Andi Offset.
Tazhenova, G., Mikhaylova, N., & Turgunbayeva, B. (2024). Digital media in informal learning activities. Education and Information Technologies, 29, 21673–21690. https://doi.org/10.1007/s10639-024-12687-y
UNESCO. (2021). The role of digital technologies in education. UNESCO Publishing.
Wahyudi, N. G., & Jatun, J. (2024). Integrasi teknologi dalam pendidikan: Tantangan dan peluang pembelajaran digital di sekolah dasar. Indonesian Research Journal on Education, 4 (4), 444–451. https://doi.org/10.31004/irje.v4i4.1138
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2025 Rindah Meijustika, Rahmi Susanti, Siti Dewi Maharani, Yenny Anwar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






