Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindak tutur asertif, direktif, komisif, ekspresif, deklaratif dan manakah tindak tutur yang dominan yang digunakan oleh calon Presiden Republik Indonesia dalam Acara Debat Calon Presiden Republik Indonesia 2019 Ir. H. Joko Widodo dan H. Prabowo Subianto. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber datanya adalah Acara Debat Calon Presiden Republik Indonesia 2019 Ir. H. Joko Widodo dan H. Prabowo Subianto, 17 Februari 2019. Teknik pengumpulan data menggunakan rekaman video dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) tindak tutur asertif dalam Acara Debat Calon Presiden Republik Indonesia 2019 Ir. H. Joko Widodo dan H. Prabowo Subianto ditemui pada kata-kata: membahas, dikatakan, mengatakan, berkaitan, bermanfaat, dilakukan, lompatan besar, mengurangi; (2) tindak tutur direktif pada kata-kata tidak bisa, saya kira, terima kasih, coba kita lihat sekarang, kita bisa manfaatkan; (3) tindak tutur komisif pada kalimat: kita harus sungguh–sungguh membangun suatu kemandirian, nanti insya Allah dapat mandat dari rakyat kami akan menjamin pangan tersedia; (4) tindak tutur ekspresif pada kata-kata: majelis yang terhormat, bisa memenuhi pangan untuk rakyatnya, energi untuk rakyatnya; (5) tindak tutur deklaratif pada kata-kata: 2017 telah kita bagikan 5 juta sertifikat kepada rakyat dibawah; dan (6) jenis tindak tutur yang dominan digunakan adalah tindak tutur asertif

Keywords


tindak tutur asertif; direktif; komisif; ekspresif; deklaratif